ads
Tampilkan postingan dengan label Berita Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Nasional. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Februari 2013

Penangkapan Luthfi Tak Pengaruhi Suara PKS di Aceh

Mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq (foto: Okezone)
Mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq
BANDA ACEH - Penangkapan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq terkait kasus dugaan suap impor daging sapi, dinilai tak akan berpengaruh terhadap raihan suara partai itu di Pemilu 2014. 

Ketua DPW PKS Aceh, Ghufran Zainal Abidin mengatakan, penangkapan Luthfi tidak akan membuat kader partainya terpecah. Tapi justru akan semakin solid, sehingga perolehan suara PKS khususnya di Aceh diyakini tak tak akan berdampak signifikan.

“PKS ini partai berbasis kader. Kami tidak tergantung oleh satu sosok di partai. Yang bekerja di PKS adalah sistem, bukan personal. PKS tidak bergantung pada sosok Luthfi Hasan Ishaaq. Kami mememiliki banyak kader yang berkualitas dan semuanya akan bekerja dengan baik dimanapun mereka ditempatkan,” katanya di Banda Aceh, Sabtu (2/2/2012).

Ghufran menilai, mantan presidennya yang sudah dijadikan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijebak. “Ustaz Luthfi diduga sedang dicoba untuk disuap. Sampai saat ini beliau belum terima uang itu, apakah layak beliau dituduh telah menerima suap? Jadi, kami yakin masyarakat bisa menilai kasus ini secara bijak,” ujar Ghufran.

Meski demikian, pihaknya mengaku tetap mendukung upaya KPK untuk mengusut tuntas kasus tersebut. KPK juga diminta menuntaskan kasus-kasus besar lainnya, seperti Century, Hambalang, serta mafia pajak yang mulai tenggelam. "Kami berharap agar KPK berlaku adil dalam menangani berbagai kasus korupsi di Indonesia," sebut Ghufran.

Menurutnya, PKS Aceh mengapresiasi keputusan Luthfi mundur dari jabatannya sebagai Presiden PKS walaupun belum ada kepastian terlibat dalam kasus ini. "Selanjutnya PKS Aceh beserta seluruh kader mendukung penuh terpilihnya Presiden PKS yang baru, M Anis Matta, dan tetap optimis mencapai  target tiga besar pada Pemilu 2014," kata Ghufran
 

Senin, 26 November 2012

DPR: Pemerintah Harus Identifikasi Daerah Mana Overkuota BBM

DPR: Pemerintah Harus Identifikasi Daerah Mana Overkuota BBM

ANTRE PREMIUM - Warga menunggu distribusi Premium masuk ke SPBU Jalan Gusti Hamzah, Senin (12/11). 

JAKARTA - Anggota Komisi VIIDPR Fraksi Partai Golkar Satya W Yudha mengatakan, pemerintah harus mampu mengidentifikasi daerah-daerah mana yang overkuota bahan bakar minyak (BBM).
Hal ini penting agar bisa melakukan antisipasi kecukupan pasokan dan kelangkaan BBM subsidi.
Karena, menurut Satya, penyebab overkuota BBM subsidi bukanlah hanya disebabkan pertumbuhan kendaraan bermotor. Tapi hal lainnya, misalnya, BBM subsidi diselewengkannya ke industri misalnya.
"Misalnya overnya di daerah-daerah perindustrian, maka ya berarti kebocoran-kebocoran larinya BBM subsidi itu larinya ke industri, itu harus disiasati," ujar Politisi Golkar ini, di kompleks gedung DPR, Jakarta, Senin (26/11/2012).
Begitu juga, pemerintah harus bisa mengantisipasi agar tidak terjadinya penyelundupan BBM subsidi seperti kerap terjadi dan ditangkap BPH Migas selama ini.
"Walaupun BPH Migas sudah laporkan tertangkap, ini mesti digalakan betul," kata Setya.
Sebelumnya, Wakil Menteri (Wamen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rudi Rubiandini mengungkapkan stok bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kian menipis. Tak lebih dari 22 Desember 2012, stok BBM subsidi habis.
"Sebenarnya stok BBM subsidi itu 40 juta kilo liter lalu oleh DPR dinaikkan menjadi 44,04 juta kiloliter. Namun Pertamina pernah melaporkan ke BPH Migas kelihatannya tidak akan sampai 31 Desember 2012, tapi hanya akan berakhir di 22 Desember 2012," ungkap Wamen ESDM ini, di gedung KPK, Jakarta, Senin (26/11/2012).
Sebagaimana diketahui, PT Pertamina (Persero) akhirnya memutuskan untuk menyetop pengendalian pasokan bahan bakar minyak bersubsidi, menyusul munculnya kelangkaan BBM yang berpotensi memicu kerawanan sosial.
Seperti diketahui, Sabtu kemarin dan Minggu dini hari lalu, terjadi kerusuhan di Kutai Barat yang dipicu antre BBM jenis premium. Buntut dari peristiwa ini, 400 kios pasar dan mess karyawan pom bensin dibakar massa yang marah.
Menurut VP Corporate Communication Pertamina, Ali Mundakir, dengan memperhatikan perkembangan situasi sosial di daerah pasca kebijakan pengendalian pasokan BBM, dan mempertimbangkan kepentingan nasional yang lebih besar, akhirnya Pertamina memutuskan terhitung mulai 25 November 2012 menyetop kebijakan tersebut yang sudah berjalan selama sepekan terakhir.
"Sebab, ditakutkan bila tidak segera disetop, pengendalian pendistribusian BBM ini terus menyebabkan kelangkaan BBM bersubsidi di berbagai daerah yang memicu keresahan di kalangan masyarakat konsumen dan bisa memicu kerusuhan seperti di Kutai Barat," kata dia, Senin (26/11/2012).
Selain di Kalimantan, Ali mengungkapkan, sejumlah daerah juga sudah mengalami kelangkaan BBM bersubsidi di antaranya Jakarta, Bekasi, Surabaya, Lampung, dan Indonesia bagian timur.
"Karena itu, untuk mencegah hal serupa (kerusuhan) terjadi di beberapa daerah yang juga mengalami kelangkaan premium tersebut, kami akhirnya putuskan mencabut kebijakan pengendalian BBM bersubsidi," tuturnya.

Sumber

Senin, 19 November 2012

Dua Pengacara Israel Ditolak Masuk Indonesia

Foto: Guardian
Foto: Guardian
NUSA DUA - Dua orang delegasi asal Israel melayangkan protes ke Peradi karena ditolak Pemerintah Indonesia sehingga gagal mengikuti Konferensi Hukum Asia (Law Asia Conference) ke-25 di Nusa Dua, Bali. Mereka ditolak masuk atas alasan politik.

Kegiatan bergengsi tempat bertemunya ratusan peserta dari kalangan praktisi hukum, hakim, komunitas pemerhati hukum di kawasan Asia Pasifik, sedikit menuai ganjalan. Gara-garanya, dua orang pengacara asal Israel yang diundang menghadiri konferensi di Bali, justru terganjal di imigrasi.

"Saya juga baru mengetahui pada menit-menit terakhir sebelum dibukanya konferensi," kata Presiden Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) Otto Hasibuan di Nusa Dua, Bali, Senin (19/11/2012).

Otto mengaku kaget, setelah mengetahui dua peserta asal Israel tidak bisa masuk ke Indoensia karena lebih banyak alasan poltik. Padahal, kegiatan saat ini merupakan pertemuan tingkat dunia membicarakan masalah hukum dan jauh dari kepentingan politik.

"Mestinya, mereka boleh hadir, saya sudah bicara dengan Menteri Hukum dan HAM yang mengatakan mestinya boleh karena ini bukan pertemuan politik," imbuh Otto.

Pihaknya sudah berusaha untuk menghadirkan kedua delegasi itu guna mendapat persetujuan masuk oleh Imigrasi. Namun karena untuk proses keimigrasian diajukan di Bangkok, sehingga pihaknya belum mengetahui persis masalahnya.

Untuk itu, pihaknya akan mencari tahu persoalan sebenarnya hingga kedua peserta itu sampai gagal masuk ke Indonesia. Meski ada peserta yang ditolak menghadiri konferensi dengan alasan masalah politik, namun Otto tidak mau mempekeruh suasana.

"Saya hanya mendapat pertanyaan dari mereka kenapa sampai tidak boleh masuk," kata Otto menegaskan.

Selama konferensi sejenis di negara lainnya, peserta dari Israel tidak mengalami kendala berarti bisa mengikuti ajang bergengsi yang dihadiri 400 peserta dari 27 negara. Namun ketika Konferensi Hukum Asia yang ke-25 digelar di Bali, keduanya mengalami nasib apes karena ditolak masuk ke Indonesia

Sumber

Jumat, 16 November 2012

Menteri Pertanian Diduga Dilaporkan Oleh Pejabat Teras ke Dipo Alam

Menteri Pertanian Diduga Dilaporkan Oleh Pejabat Teras ke Dipo Alam
Suswono 
 
JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Suswono satu dari tiga menteri yang dilaporkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam ke KPK karena diduga melakukan praktek kongkalikong anggaran.
Suswono, ketika dikonfirmasi Tribunnews.com, Jumat (16/11/2012), mengakui ada surat pengaduan itu dari salah seorang staf PNS di Kementan.
"Yang jelas statusnya seperti surat kaleng tidak ada identitas," kata Suswono.
Namun informasi yang diperoleh Tribunnews.com, surat pengaduan itu dikirim seorang pejabat teras di Kementan. Soal ini, Mentan mengaku tidak membantah dan tidak mengiyakan.
"Makanya nanti silakan tanya ke Pak Dipo. Silakan dicek (siapa yang memberi laporan)," kata Suswono.
Menteri dari kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini justru mendorong agar laporan itu diteruskan ke KPK.
"Kalau diyakini mengandung kebenaran disampaikan ke KPK dan tidak ke publik yang kalau ke publik belum tentu kebenarannya," kata Suswono.
Diberitakan sebelumnya, Seskab melaporkan 3 Kementerian ke KPK karena terkait laporan PNS di Kementerian itu mengenai dugaan kongkalingkong anggaran negara.
Dalam laporan sebelumnya, Dipo menyebut ada Kementerian yang dipimpin kader partai politik melakukan dugaan kongkalingkong dengan staf ahli untuk memuluskan anggaran tertentu.

Sumber

Menteri Pertanian Diduga Dilaporkan Oleh Pejabat Teras ke Dipo Alam

Menteri Pertanian Diduga Dilaporkan Oleh Pejabat Teras ke Dipo Alam
Suswono 
 
JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Suswono satu dari tiga menteri yang dilaporkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam ke KPK karena diduga melakukan praktek kongkalikong anggaran.
Suswono, ketika dikonfirmasi Tribunnews.com, Jumat (16/11/2012), mengakui ada surat pengaduan itu dari salah seorang staf PNS di Kementan.
"Yang jelas statusnya seperti surat kaleng tidak ada identitas," kata Suswono.
Namun informasi yang diperoleh Tribunnews.com, surat pengaduan itu dikirim seorang pejabat teras di Kementan. Soal ini, Mentan mengaku tidak membantah dan tidak mengiyakan.
"Makanya nanti silakan tanya ke Pak Dipo. Silakan dicek (siapa yang memberi laporan)," kata Suswono.
Menteri dari kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini justru mendorong agar laporan itu diteruskan ke KPK.
"Kalau diyakini mengandung kebenaran disampaikan ke KPK dan tidak ke publik yang kalau ke publik belum tentu kebenarannya," kata Suswono.
Diberitakan sebelumnya, Seskab melaporkan 3 Kementerian ke KPK karena terkait laporan PNS di Kementerian itu mengenai dugaan kongkalingkong anggaran negara.
Dalam laporan sebelumnya, Dipo menyebut ada Kementerian yang dipimpin kader partai politik melakukan dugaan kongkalingkong dengan staf ahli untuk memuluskan anggaran tertentu.

Sumber

Kamis, 15 November 2012

Delapan Bayi Ini Lahir di Malam 1 Suro

Delapan Bayi Ini Lahir di Malam 1 Suro
 
PRINGSEWU -- Delapan bayi di Kabupaten Pringsewu lahirdi 1 Muharram atau 1 suro. Dua berjenis kelamin laki-laki dan enam berjenis kelamin perempuan.Lima bayi  lahir di Rumah Sakit Mitra Husada (RSMH) Pringsewu dan tiga lahir di Rumah Sakit Umum Pringsewu (RSUP). Direktur RSMH Pringsewu dr Niken Wijayanti mengatakan, kelima bayi yang lahir di RSMH itu melalui sesar.
Meskipun operasi, tambah Niken, persalinan itu bukan karena disengaja oleh orang tua bayi supaya lahir di moment satu suro. Sama halnya dengan dua bayi yang lahir sesar di RSUP.
"Bukan karena sengaja, supaya lahirnya pas di satu suro," tukas Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUP Sufri, Kamis (15/11/2012). Sementara satu bayi lainnya lahir secara normal di RSUP.
Menurut Sufri, kelahiran sesar yang dilakukan itu karena proses persalinan normal melalui vagina tidak memungkinkan, dan berisiko kepada komplikasi medis.

Sumber

Gara-gara Melongok Kepala Bocah Perempuan Terjepit Eskalator


Gara-gara Melongok Kepala Bocah Perempuan Terjepit Eskalator
bbc
ilustrasi
JAKARTA - Seorang bocah terjepit kepalanya saat tengah menaiki eskalator di ITC Kuningan, Kamis (15/11/2012).
Menurut keterangan saksi, kejadian terjadi sekitar pukul 15.00 sore tadi. Saat itu, bocah perempuan yang tidak diketahui namanya itu tengah naik dari lantai dasar ITC ke lantai atas.
Saat naik, korban terus melongok ke arah bawah sambil menjulurkan kepalanya sehingga tak sadar bahwa di atas kepalanya ada tembok lantai yang ada di atas. Tak ayal kepala korban terjepit diantara pegangan eskalator dan tembok lantai.
"Yang kena jepit bagian lehernya, lehernya berdarah tadi," terang Umi seorang saksi di lokasi kejadian.
Menurut Umi, korban adalah warga sekitar yang memang sering bermain ke ITC Kuningan. Pada saat kejadian juga korban datang sendiri tanpa ditemani orangtuanya.
Korban kemudian dibawa ke ruang pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) di bagian basement ITC. Pihak ITC sendiri saat dimintai keterangan menolak memberikan informasi, petugas keamanan ITC bahkan cenderung menutup-nutupi kejadian tersebut saat wartawan berusaha mengambil gambar.
Korban kemudian dibawa keluar dari ruang P3K dan dibawa dengan menggunakan mobil Kijang Kapsul berwarna merah marun dengan pengamanan ketat dari petugas keamanan.

Sumber

Senin, 12 November 2012

Bejat, Tiga Polisi Malaysia Perkosa TKI di Tahanan

Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
Ilustrasi
JAKARTA - Harga diri bangsa Indonesia kembali terkoyak. Seorang pembantu rumah tangga asal Indonesia yang ditahan di Kantor Polisi Bukit Mertajam, Pulau Penang, di perkosa oleh tiga polisi Diraja Malaysia di kantor polisi tersebut.

Tindakan kekerasan seksual tersebut dilakukan sekira pukul pada pukul 06.00 tanggal 9 November 2012 waktu setempat. Hal itu disampaikan, Analis Kebijakan Migrant Care Wahyu Susilo melalui siaran pers kepada Okezone, Minggu (11/11/2012).

"Siti ditahan karena tidak membawa paspor, diduga kuat menjadi korban penahanan paspor oleh majikannya. Kasus ini menambah deretan panjang brutalitas polisi Diraja Malaysia terhadap buruh migran Indonesia, setelah setidaknya 151 buruh migran Indonesia ditembak mati oleh polisi Diraja Malaysia sejak 2007-2012," kata Wahyu.

Dari serentetan kasus yang ada, jelasnya, tidak satu pun kasus-kasus tersebut dituntaskan dengan proses hukum yang adil oleh Malaysia.

"Berulangnya kasus yang serupa di Malaysia menunjukkan adanya kelemahan dalam penegakan hukum terhadap kasus-kasus yang menimpa buruh migran Indonesia. Misalnya, rentetan kasus penganiyaan terhadap PRT migran Indonesia tidak dituntaskan melalui jalur hukum, seperti kasus Ceriyati, Kunarsih, Modesta Rangga Kaka, Winfaidah, Fitria, Sumarsih dan banyak lagi kasus lainnya," ungkap Wahyu.

Wahyu menyatakan, ketidaktuntasan penyelesaian masalah tindak kekerasan pada TKI, juga disebabkan karena lemahnya diplomasi pemerintah Indonesia di hadapan Malaysia.

"Pemerintah Indonesia selama ini hanya reaktif terhadap kasus yang muncul, perlindungan pemerintah terhadap TKI seperti musiman saja. Kompleksitas TKI selama ini tidak dianggap serius sehingga penangannya juga tidak pernah serius," tandasnya.

Sumber

Minggu, 11 November 2012

Tiga Gajah Taman Nasional Tesso Nilo Mati Lagi

Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
Ilustrasi
PEKANBARU - Gajah Sumatera yang menghuni Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Riau kembali ditemukan mati. Kematian gajah di TNTN ini sudah merupakan kejadian yang kesekian kalinya.

World Wide Fund (WWF) mengatakan bahwa tiga satwa yang seharusnya dilindungi itu terdiri dari dua gajah dewasa dan seekor lagi masih bayi.

"Lokasinya disekitar Basrah dekat dengan TNTN. Semua gajah berjenis kelamin betina," kata Humas WWF Riau, Syamsidar kepada Okezone, Minggu (11/11/2012).

Menurut WWF, bahwa ketiga ekor gajah yang diperkirakan masih satu keluarga ditemukan di lokasi yang tidak telalu jauh dari tempat satu ketempat lainnya.

"Jika dilihat dari bangkainya, kemungkinan gajah-gajah tersebut sudah mati sekitar sepekan lalu," kata Syamsidar.

Dia memperkirakan bahwa matinya gajah TNTN akibat maraknya pembukaan lahan oleh masyarakat secara ilegal. Pada pertengahan bulan Oktober 2012 lalu, gajah juga ditemukan mati di TNTN.

Sumber

Kamis, 08 November 2012

Andi Mallarangeng Terancam Direshuffle

Andi Mallarangeng
Andi Mallarangeng
JAKARTA - Ketua DPP Partai Demokrat Ruhut Sitompul yakin bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan mengambil sikap tegas terhadap Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang juga Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat Andi Mallarangeng terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus korupsi pembangunan Sport Centre Hambalang. Andi Dikabarkan terancam direshuffle dari Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II

Kata Ruhut, pemberitaan terkait keterlibatan Menteri Andi dalam penyalahgunaan anggaran pembangunan proyek tersebut secara tidak langsung juga akan menghambat kinerja pemerintahan SBY dan mencederai citra Partai Demokrat di mata masyarakat.

"Setelah ada alat bukti pasti dicopot dari menteri. Sebagai apapun. Termasuk sebagai Sekretaris Dewan Pembina," kata Ruhut kepada Okezone di Jakarta, Rabu (7/11/2012) malam.

Anggota Komisi Hukum DPR ini lantas mempertanyakan kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sampai saat ini juga masih belum memiliki sikap tegas, seperti menemukan dua alat bukti atas keterlibatan Andi dalam proyek tersebut."Belum ada alat bukti, katanya KPK. Demikian banyak alat bukti, masak cari dua alat bukti saja enggak bisa," tanya Ruhut.

Ruhut mengaku jika selama ini, kasus yang membelit Andi serta Ketusa Umum Anas Urbaningrum tersebut sangat menjadi beban tersendiri bagi partainya. "Dua kader kami ini  (Anas dan Andi) tolonglah jangan memberi beban kepada Pak SBY. Banyak tugas-tugas berat yang dilakukan oleh Pak SBY sebagai negarawan," sambungnya.

Oleh sebab itu, untuk yang kesekian kalinya Ruhut kembali menyarankan agar kedua tokoh partai tersebut dengan ikhlas mengundurkan diri. hal ini dinilai bisa mengurangi beban moral yang selama ini diemban Partai Demokrat.

"Bukan kita tak menghormati praduga tak bersalah. Tapi kaitan dengan tokoh parpol yang saya takutkan sanksi sosial bukan sanksi hukum. Karena itu nama yang disebut dengan legowo mundur. Kalau mau kebakar, kebakar saja sendiri, jangan ajak Partai Demokrat," tegasnya.

Sumber

Selasa, 30 Oktober 2012

KPK Didesak Selesaikan Kasus Mega Korupsi

Dua pimpinan KPK (foto: Heru)
Dua pimpinan KPK
JAKARTA - Puluhan orang yang tergabung dalam Paguyuban Musuh Koruptor (Pamor) menggeruduk kantor Komisi Pemberantasan Korupis. Mereka menuntut lembaga pimpinan Abraham Samad ini menyelesaikan kasus 'mega' korupsi seperti Century, Hambalang, Simulator SIM dan rekening gendut pejabat negara.

Mereka membentangkan sebuah kain putih sepanjang 120 meter yang berisi tanda tangan rakyat Jawa Barat mendukung pemberantasan korupsi.

Menurut Ketua Pamor, Memet A. Hakim, KPK harus tetap proporsional dan profesional dalam menyikapi berbagai persoalan, termasuk upaya yang dinilai mengalihkan perhatian kinerja KPK.

"Seperti penyidikan atas kasus Novel Baswedan dan gugatan praperadilan menyangkut penggeledahan kasus Simulator SIM," kata dia di depan gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (30/10/2012).

Kata dia, KPK juga harus lebih konsentrasi. Perhatian KPK jangan berpaling dari penuntasan kasus bailout Bank Century, Hambalang, Simulator SIM dan rekening gendut milik pejabat negara hanya karena hal-hal yang tidak penting.

"KPK harus memberikan perhatian yang lebih khusus terhadap kasus korupsi di daerah. Untuk itu disarankan agar dibentuk divisi khusus penanganan korupsi di daerah yang tetap berkedudukan di pusat," terangnya.

Menurutnya, KPK harus lebih berani dan tegas mengoptimalkan kewenangan yang telah diamanatkan oleh Undang-Undang. "Dengan demikian, KPK membantu mengangkat citra dan kepercayaan masyarkat terhadap lembaga penegak hukum lain," tambahnya.

Sumber

Jumat, 26 Oktober 2012

Ini Tanggapan KPK Soal Gugatan Korlantas Polri


Foto: Okezone

JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melakukan gugatan secara praperadilan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal tersebut dilakukan lantaran penyitaan barang bukti oleh lembaga antikorupsi tersebut diklaim tidak berkaitan dengan kasus Simulator SIM yang kini ditangani Abraham Samad Cs. Terkait hal itu KPK membenarkan.

"Jadi yang menggugat secara praperadilan sama perdata ya. Jadi ada gugatan perdatanya itu Korlantas Polri, kita dianggap bahwa yang kita sita itu dokumen-dokumen yang tidak terkait dengan kasus yang sedang disidik oleh penyidik KPK," ungkap Juru Bicara KPK, Johan Budi di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (26/10/2012).

Menurut Johan, gugatan yang dilayangkan Polri sebenarnya sejak September lalu. Jauh sebelum ada pertemuan antara Kapolri dengan Ketua KPK yang dilanjutkan dengan pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
"Makanya, ini pengajuannya September. Namanya pengajuan kan, didaftarkan dulu. Prosesnya kan perlu waktu lah. Nah, yang ingin saya sampaikan bahwa gugatan ini dilakukan sebelum ada pertemuan Ketua KPK dan Kapolri. Sehingga ini mungkin tidak masuk dalam agenda," papar mantan wartawan itu.

Terhadap gugatan ini yang ternyata sampai hari ini masih berlanjut, diakui Johan tentu KPK akan siap menghadapi gugatan itu. "Kita sudah menunjuk biro hukum untuk melakukan klarifikasi-klarifikasi atau melakukan persidangan nantinya di proses persidangan," sambungnya.

Johan menambahkan, ini tentu haknya Polri untuk melakukan gugatan apabila apa yang dilakukan oleh penegak hukum, dalam hal ini KPK yang dianggap kurang tepat. "Kami berharap juga nanti misalnya dari sisi yuridis tentu ini hakim yang bisa memutuskan, apakah yang dilakukan oleh KPK itu tepat atau tidak, nanti kita tunggu proses itu," tegasnya.

Sampai saat ini, sambung Johan, antara KPK dan Polri sedang ada proses pembicaraan atau diskusi tim teknis yang berkaitan dengan penanganan kasus Simulator. Tentu ada kaitannya nantinya dengan gugatan ini dan hal itu juga akan dilakukan dalam waktu yang tidak terlalu lama.

"Saya tadi bertanya ke Deputi Penindakan bahwa pekan depan ini sudah akan ada pertemuan-pertemuan degan tim teknis simulator. Memang tidak terkait secara langsung, tetapi pertemuan ini tentu ada dampaknya terhadap gugatan yang dilakukan oleh Korlantas (Polri) nantinya di proses peradilan," simpulnya.

Sumber

Pria yang Bawa Senjata Api di Istiqlal Asal Tegal

Pria yang Bawa Senjata Api di Istiqlal Asal Tegal
 JAKARTA - Pasukan Pengamanan Presiden (Paspamres) mengamankan seorang warga yang diduga membawa senjata api rakitan, saat akan memasuki Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (26/10/2012).
Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun, warga asal Tegal, Jawa Tengah, diketahui membawa senjata api rakitan saat melewati penjagaan Paspamres dan metal detector, di salah satu pintu masuk Masjid Istiqlal.
Kejadian terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Warga yang mengenakan baju koko warna putih lengan panjang, langsung diamankan Paspamres dan diserahkan kepada polisi untuk diperiksa.
Hingga kini, wartawan masih belum mengetahui nama dan motif warga tersebut membawa senjata api rakitan. Wartawan pun masih belum mengetahui warga tersebut diamankan di mana.
Usai kejadian, pengamanan di pintu-pintu masuk tampak ditingkatkan dan diperketat. Baik jamaah yang akan menjalankan ibadah Salat Idul Adha dan wartawan, mengalami pemeriksaan yang lebih ketat.
Sejumlah jamaah pun tampak sedikit menggerutu karena diperketatnya pengamanan.
"Kenapa kok ribet amat pemeriksaannya," keluh seorang ibu di antara antrean jamaah yang hendak masuk ke Masjid Istiqlal.
Kejadian ini terjadi sebelum Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan rombongan tiba di Istiqlal. Rombongan Presiden tiba sekitar pukul 06.45 WIB.

Sumber

KSPSI: Lawan Provokator Demo Buruh

Ilustrasi demo (Foto: Dok okezone)
Ilustrasi demo
JAKARTA - Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Yorrys Raweyai mengajak kepada seluruh pekerja untuk melakukan perlawanan terhadap para provokator demo yang sudah merusak perusahaan.

"Demo dalam menuntut hak pekerja itu adalah hak kita bersama. Tapi, cara yang sudah merusak fasilitas yang ada serta mengintimidasi temen-teman buruh yang sedang bekerja harus kita lawan," ujar Yorrys dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/10/2012).

Yorrys pun mengatakan, KSPSI akan mengirim surat kepada Kapolri, Gubernur, Bupati, dan Walikota agar bisa memperhatikan para pekerja yang bekerja dengan benar.

"Jangan sampai ada pekerja yang mendapatkan intimidasi di sweeping oleh orang-orang yang ditunggangi oleh kelompok tertentu," tambahnya.

Yorrys pun meminta kepada ketua atau pemimpin-pemimpin buruh di setiap perusahaan untuk membangun keharmonisan dan solidaritas antar pekerja.

"Jadikanlah perusahaan sebagai mitra kerja dalam mendapatkan hak buruh dan pekerja demi meningkatkan kesejahteraan," tulisnya.

Oleh karena itu, lanjut Yorrys, satukan barisan agar para buruh solid untuk melawan hal-hal tersebut. "Polisi tidak boleh membiarkan tempat kita bekerja di intimidasi dan di sweeping ditutup oleh orang-orang yang tidak punya hati dalam bekerja," tutupnya.

Sumber

Rabu, 24 Oktober 2012

Hari Ini Jamaah Naqsabandiyah Rayakan Idul Adha

Hari Ini Jamaah Naqsabandiyah Rayakan Idul Adha
PADANG--Jamaah Naqsabandiyah di Surau Baitul Makmur, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan, Pauh kota Padang menggelar takbiran masuknya Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijjah 1433 Hijriah Selasa (23/10/2012) malam.
Takbir tersebut dikumandangkan usai melaksanakan shalat magrib berjamaah dan para penganutnya meyakini Idul Adha tahun ini jatuh pada 24 Oktober 2012.
"Shalat ID akan dilaksanakan hari ini, Rabu (24/10/2012) pagi mulai pukul 08.00 WIB dan dilanjutkan dengan pemotongan hewan kurban," ujar Zalar, salah seorang jamaah Naqsabandiyah di Padang, Selasa (23/10/2012) seperti dikutip Warta Kota dari Antara.
Menurutnya, penentuan Idul Adha dilakukan dengan perhitungan hisab Munjid yakni dengan cara menghitung 360 hari dari Idul Adha 2011.
"Cara ini sudah dilakukan turun-temurun dan kami tidak mempersoalkan jika setiap tahun perayaan Idul Fitri dan Idul Ahda berbeda dengan ketetapan pemerintah apalagi ini keyakinan kami," katanya.
Setiap tahun, para jamaah tersebut selalu merayakan baik Idul Fitri maupun Idul Adha dua hari lebih cepat daripada keputusan pemerintah.
"Kami memiliki dasar dalam menetapkan Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha yang pada dasarnya mengacu pada Al Quran dan Hadis, jika ada perbedaan dengan keputusan pemerintah, bukan menjadi persoalan," tambah Edizon, jamaah lainnya.
Di Sumatera Barat terdapat lebih dari lima ribuan warga penganut tarekat Naqsabandiyah yang tersebar di Kota Padang, Kabupaten Solok Selatan, Pesisir Selatan dan Solok.
Di Kota Padang, terdapat puluhan masjid dan mushala yang menjadi pusat peribadatan Jamaah Tarekat Naqsabandiyah. Di kota Padang, masjid dan mushalla tersebut tersebar di Kecamatan Pauh, Lubuk Kilangan, dan Lubuk Begalung. "Untuk di Kota Padang saja terdapat sekitar tiga ribuan jamaah," kata Edizon.

Sumber

Minggu, 21 Oktober 2012

Anas & Andi Jadi Tersangka, 2014 Demokrat Runtuh

Foto: Okezone
Foto: Okezone
JAKARTA - Kabar yang beredar bahwa Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, akan ditetapkan sebagai tersangka bukan hanya isapan jempol belaka.

Pengamat Politik dari Universitas Indonesia, Iberamsjah, mengaku jika dirinya juga mendapat kabar bahwa mantan Ketua Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PBHMI) itu akan menjalani kursi pesakitan.

"Saya dapat kabar Anas dan Andi akan segera jadi tersangka," ujar Iberamsjah saat dihubungi Okezone, Kamis (18/10/2012).

Kata dia, kali ini isu penetapan tersangka bukan hanya sekedar isu, tak seperti yang lalu Anas juga pernah dikabarkan akan segera menjadi tersangka. Menurutnya, KPK tak ada rasa sungkan dalam menetapkan Anas menjadi tersangka.

"Tidak untuk sekarang bukan isu lagi, tapi sudah jelas alur proses keterlibatan Anas dan Andi. Saya rasa KPK tidak ada masalah, karena bukti awal sudah kuat," tuturnya.

Terkait pernyataan Ketua Departemen Komunikasi dan Informasi Partai Demokarat, Ruhut Sitompul, bahwa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah memiliki nama pengganti Anas, dia mengaku belum mendengar kabar tersebut.

Namun demikian, hal itu sudah sepantasnya dilakukan oleh seorang pendiri partai. Pasalnya, sudah terlalu banyak kader partai berlambang bintang Mercy itu yang terlibat korupsi. "Bendaharanya terlibat, Wakil Sekjennya juga, sehingga mau tidak mau SBY melakukan pembenahan," katanya.

Siapapun pengganti Anas kelak, sambungnya, harus berusaha kuat untuk mengembalikan citra partai yang rusak karena banyaknya kader yang terlibat korupsi. Jika tak bisa mengembalikan elektabilias partai, maka dipastikan Demokrat akan runtuh di Pemilu 2014 mendatang. "Mampu enggak noda-noda hitam partai itu dibersihkan," tutupnya.

Sumber

Pria Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kamar Kos

Ilustrasi mayat
Ilustrasi mayat
DENPASAR- Seorang pria bernama Faskalalis Pada (42) ditemukan tewas di rumah kosnya di Jalan Tukad Yeh Aya Gang 19 No 1, Banjar Pande, Renon, Denpasar Selatan.

Saat ditemukan pada Sabtu,20 Oktober kemarin korban menggunakan celana jeans warna biru dan dalam posisi telentang, menghadap ke arah utara.

Belakangan diketahui,  korban diduga dihabisi pelaku diketahui bernama Ahmad Wasul (22).

Nyoman Arya, seorang warga, sempat curiga karena ada keributan di dalam kamar. Dia melihat pelaku hanya mengenakan handuk dan kaos oblong saat keluar kamar mandi.

Hal itu segera dilaporkan ke pemilik kos Ketut Wiguna. Dia pun menanyakan kepada pelaku kenapa ada keributan, namun Wasul menyatakan tidak terjadi apa-apa. Lantaran curiga, saksi mengintip kamar dan melihat darah berceceran sehingga dia sontak berteriak.

Menyadari aksinya diketahui, pelaku langsung kabur, namun warga dan pecalang berhasil mengejar dan menangkapnya di sekitar Pantai Sindu, Sanur.

Dari keterangan saksi lainnya, sebelumnya pelaku dan korban terlibat pertengkaran sejak Sabtu sore.

Kapolsek Denpasar Selatan, Komisaris Eko Triwaluyo, mengatakan, kasusnya masih dalam penyidikan dan pelaku sudah diamankan.

Soal motif pelaku hingga tega menghabisi korban, kata Eko, masih didalami keteranganya termasuk mendengar keterangan saksi-saksi lainnya.

"Tidak ditemukan adanya luka terbuka, hanya ada luka lebam di wajah dan kepala sebelah kiri di wajah korban," kata Eko kepada wartawan, Minggu (21/10/2012).

Polisi juga mengamankan sepotong besi, baju, laptop, handphone yang ditemukan di lokasi.

Sumber

Mayat Wanita Ditemukan Membusuk di Kebun Sawit


Mayat Wanita Ditemukan Membusuk di Kebun Sawit
 SUBULUSSALAM – Sesosok mayat wanita ditemukan membusuk di lahan perkebunan kelapa sawit milik Nasruddin (48), warga Desa Suro Baru, Kecamatan Suro, Kabupaten Aceh Singkil, Sabtu (20/10/2012). Korban yang dikenali bernama Risma Kristiana (20), beralamat di Jalan T Nyak Adam Kamil, Desa Subulussalam Utara, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam dengan posisi tengkurap dan telah membusuk sekitar 50 meter dari jalan Subulussalam-Singkil.
Kapolsek Suro, Ipda Asmadi AM, mengatakan, mayat tersebut ditemukan oleh pemilik kebun bernama Nasruddin sekitar pukul 11.00 WIB. Penemuan tersebut dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat.
Polisi pun menyebarkan informasi terkait penemuan mayat dan meminta masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk melapor.
Pasalnya, pada pekan lalu dikabarkan adanya seorang gadis asal Kota Subulussalam yang hilang saat jalan-jalan malam bersama rekan prianya.
Tim identifikasi, menurut Asmadi sudah bekerja mengidentifikasi identitas korban. Sementara, keterangan pihak keluarga yang datang ke lokasi mengakui jika mayat yang telah membusuk tersebut adalah Risma yang dilaporkan hilang beberapa hari lalu.
Polisi bersama Tim Search and Rescue (SAR) dan warga mengevakuasi jenazah tersebut ke Puskesmas Penanggalan untuk divisum.
”Kesimpulan sementara mayat yang ditemukan merupakan korban pembunuhan, hal ini atas keterangan dari keluarganya yang kami mintai tolong untuk mengenali identitas jenazah,” terang Asmadi.

Sumber

TKI 'Disandera' karena Tak Sangggup Bayar Uang 'Siluman'

TKI 'Disandera' karena Tak Sangggup Bayar Uang 'Siluman'
NET
ILUSTRASI 
 
 
 JAKARTA - Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) yang pulang dari Singapura bernama Ika, 'disandera' di Ruang TKI Bandara 2 Terminal Soekarno-Hatta, Sabtu (20/10/2012).
'Penyanderaan' masih berlangsung hingga kini. Berdasarkan sumber Tribun, Ika 'disandera' karena tak sanggup bayar uang siluman Rp 600 ribu.
Meski ada yang jemput, Ika diharuskan bayar ongkos travel TKI. Ika tak bisa keluar dari Ruang TKI, karena tak bayar uang siluman, sedangkan penjemput tak bisa masuk. Ika juga tak memegang uang sepeser pun, karena gajinya sudah ditransfer ke keluarganya.

Sumber

Sabtu, 20 Oktober 2012

Jokowi: Pak Bibit Senior, ya Saya Cium Tangan

Jokowi: Pak Bibit Senior, ya Saya Cium Tangan
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo saat mencium tangan Bibit Waluyo, Gubernur Jateng 
 
 
SOLO - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, sungkem atau cium tangannya kepada Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo merupakan bentuk penghormatan junior kepada seniornya. Menurutnya, Bibit dipandang lebih senior ketimbang dirinya dalam segala hal.
Semula, Jokowi enggan menanggapi pertanyaan wartawan mengapa ia mencium tangan Bibit. Setelah didesak, akhirnya Jokowi mengungkapkan bahwa cium tangan yang ia lakukan kepada Bibit adalah sebagai bentuk penghargaan dari yang muda kepada yang lebih senior.
"Ini masalah senioritas. Harus seperti itu dari yang muda kepada yang senior. Beliau kan senior segala-galanya dari saya. Dari sisi usia, lebih dulu jadi gubernur, dan pengalamannya lebih senior," kata Jokowi seusai acara pelantikan FX Hadi Rudyatmo sebagai Wali Kota Solo di gedung DPRD Kota Solo, Jumat (19/10/2012).
Sementara itu, Bibit langsung meninggalkan gedung DPRD seusai menghadiri pelantikan. Ia dikabarkan hendak menghadiri sebuah acara di Kabupaten Boyolali.
Akan tetapi, Ny Sri Bibit Waluyo masih menghadiri acara pelantikan Ny Endang Hadi Rudyatmo sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kota Solo menggantikan Ny Iriana Joko Widodo yang mendampingi suaminya di Jakarta.
Sebelumnya, Jokowi tampak mencium tangan Bibit sambil membungkuk saat keduanya bertemu di kompleks DPRD Kota Solo sebelum mengikuti acara pelantikan Hadi Rudyatmo.
Seperti yang sempat diberitakan, ketegangan sempat terjadi antara Jokowi dan Bibit Waluyo, terkait polemik pembangunan mall di Solo dengan menempati salah satu bangunan kuno Pabrik Es Saripetojo. Saat itu, terlontar pernyataan dari Bibit yang mengatakan Jokowi sebagai seorang yang bodoh.
Kala itu, Jokowi yang masih menjabat sebagai Wali Kota Solo, menentang pembangunan mall di Kota Solo. Apalagi merubah bangunan bersejarah seperti Pabrik Es Saripetojo. Perang dingin antara kedua tokoh tersebut terjadi pada tahun 2011.

Sumber