ads
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 November 2012

Pesawat Angkut PD II Napak Tilas di Indonesia

Pesawat dengan nama DC 3 ini merupakan pesawat bersejarah karena menjelajah Inggris - Selandia Baru yang pertama kalinya pada 1936 silam.

pesawat,dc 3,tapak tilas,penerbangan,sejarah,perang dunia 2Olivia Lewi
Pesawat Dacota -DC 3  yang merupakan pesawat angkut pada Perang Dunia II yang digunakan untuk menjelajah dunia melakukan napak tilas di Indonesia. Pada Rabu (7/11), pukul 13.30 WIB, pesawat ini mendarat di Bandara Internasional Adisutjipto, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pesawat ini pernah digunakan oleh pilot perempuan, Jean Batten, untuk menjelajah Inggris - Selandia Baru pada 1936 silam. Perjalanan Batten menempatkannya dalam rekor dunia selama 40 tahun karena berhasil melakukan perjalanan selama 11 hari 45 menit dan pertama kalinya dilakukan kala itu. Batten melakukan napak tilas melalui 15 negara untuk menikmati panorama sekaligus mendatangi cagar-cagar budaya di sana.
Rute yang ditempuh oleh pesawat ini mulai dari Lympne (Inggris)  – Marseille – Brindisi (Italia) – Larnaca (Siprus)- Amman (Yordania) - Kuwait-Muscat (Oman) - Karachi (Pakistan) – Agra (India)- Rangoon (Myanmar) - Penang (Malaysia) – Selatar (Singapura) -Yogyakarta – Kupang - Darwin- Mt.Isa - Longreach - Brisbane - Northfolk Island (Australia) - Auckland (Selandia Baru).
Akhirnya, setelah 76 tahun peristiwa ini tidak terulang, ketiga pilot, Christian Goezinne (Belanda), Philipe A Jay (Prancis), serta Paul Bazeley (Inggris) mengulang kembali napak tilas dengan pesawat yang lebih muda dari yang dipakai Batten.
Pesawat ini dibuat tahun 1942 dengan nomor lambung N451ZS bertuliskan AIRSCAPADE DC3, dengan ekor bergambar Jean Batten. "Ini adalah penerbangan napak tilas yang sudah dilakukan Jean Batten 76 tahun lalu. Penerbangan sudah dimulai pada 25 Oktober lalu dan sampai Yogyakarta melalui 60 jam terbang, " kata Goezinne di Bandar Udara Adisutjipto, Yogyakarta, Rabu (7/11).
Goezinne mengatakan, pesawat tersebut masih manual. Alat-alat navigasi pun tidak ada yang baru. "Tidak ada outopilot, pesawat dirancang kokoh untuk perang. Navigasinya sangat dasar. Kendati begitu interiornya sudah dibuat nyaman, dari tempat duduk, stereoset, dan kenyamanan lainnya," katanya.
Pesawat dengan satu mesin ini hanya mampu terbang di ketinggian di bawah 13 ribu kaki. Karena tidak ada navigator radar yang canggih, maka pilot harus waspada jika ada badai di langit.
Menurut jadwal, para kru pesawat dan penumpang akan tiba di Auckland pada 14 November mendatang. Karena pesawat itu sudah tua, setiap singgah di bandar udara harus diperiksa. Dan karena tidak ada peralatan yang bisa memantau kerusakan secara otomatis (computerized), kru pesawat pun harus mengisi bahan bakar.
Kru pesawat berjumlah 11 orang yang terdiri dari tiga pilot dan delapan penumpang. Beberapa kru akan melakukan kunjungan ke Candi Borobudur yang merupakan salah satu keajaiban dunia.

Sumber

Selasa, 13 November 2012

Pilot Amerika ini Berperan Membantu Kemerdekaan Indonesia

Simpati dan ketulusan menolong seringkali melintasi batas nasionalisme.Salah satu contoh nyata yakni kisah dari seorang pilot berkebangsaan Amerika yang ikut terlibat aktif saat awal kemerdekaan Indonesia. 
Namanya Robert Earl Freeberg atau akrab dipanggil Bob, pilot bayaran berkebangsaan Amerika Serikat ini gagah berani terbang menembus blokade udara Belanda. Ia belasan kali menjalankan operasi 'black flight' atau penerbangan gelap menyelundupkan candu dan berbagai hasil alam Indonesia untuk ditukar senjata atau uang di luar negeri. Hasil penyelundupan itu digunakan pemerintah Soekarno untuk membiayai negara di masa sulit awal kemerdekaan.

Di mata Presiden Soekarno, Bob adalah orang yang idealis. Dia ditakdirkan datang untuk membantu perjuangan rakyat Indonesia.

"Seorang pemuda pada suatu hari muncul entah darimana dan memperkenalkan dirinya. Namaku Bob Freeberg. Aku orang Amerika. Aku seorang pilot dan menaruh simpati pada perjuangan anda. Bantuan apa yang dapat kuberikan?" demikian Soekarno dalam biografi yang ditulis Cindy Adams.

Bob adalah mantan penerbang tempur Angkatan Laut Amerika Serikat saat perang dunia ke II. Setelah perang berakhir, pria asal Kansas ini menjadi pilot carter CALI (Commercial Air Lines Incorporated) Filipina. Dia bertemu Opsir Udara III Petit Muharto Kartodirdjo di Singapura dan segera menyatakan kesediaannya untuk melakukan penerbangan untuk membantu Indonesia.

Bob kemudian menabung dan membeli sebuah pesawat angkut DC-3 Dakota. Dia memberi nama pesawat itu RI-002. Kenapa bukan RI-001? Bob berpendapat nama RI-001 selayaknya diberikan untuk nama kehormatan pesawat pertama yang dimiliki Indonesia. Ketika Bob disewa, Indonesia tak punya satu pun pesawat angkut.

Bob membantu menyelundupkan emas, candu, perak, kina dan karet dari Indonesia ke luar negeri. Lalu dia membawa senjata, pakaian dan obat-obatan dari luar negeri ke Indonesia. Kisah petualangan Bob seru seperti di film action saja.

Bob juga banyak membantu TNI untuk melakukan operasi militer. Dialah pilot operasi penerjunan pertama yang dilakukan Angkatan Udara Republik Indonesia. Pada 17 Oktober 1947, Bob menerbangkan RI-002 dari Bandara Maguwo ke Kotawaringin, Kalimantan Tengah. TNI menerjunkan 12 prajurit AURI untuk menembus blokade Belanda dan mengobarkan perlawanan di sana.

Bob pula yang mengantar Soekarno berkeliling Sumatera guna meminta sumbangan rakyat untuk membantu perjuangan RI. Rakyat Aceh kemudian menyumbang 20 Kg emas yang kemudian dibelikan pesawat Dakota dengan nama Seulawah atau Gunung Emas. Pesawat ini yang kemudian diberi nomor registrasi RI-001.

Bob memang seorang pilot bayaran. Tapi dia terlibat secara emosional dalam perjuangan bangsa Indonesia. Bob tak bisa menerima perlakuan sewenang-wenang Belanda terhadap rakyat Indonesia. Dalam surat-surat yang dikirimkan ke keluarganya di AS, Bob selalu menggambarkan penghormatannya untuk rakyat Indonesia.

Sayangnya nasib Bob berakhir tragis. Pesawatnya jatuh saat mengirim emas 20 kilogram ke Palembang. Tanggal 29 September 1948, pesawat Dakota milik Bob jatuh di belantara hutan. Diduga pesawat itu ditembak jatuh pesawat pemburu Belanda.

"Dia mengalami kecelakaan saat aku mengirimnya ke Palembang untuk membawa uang untuk membantu gerilya di Sumatera. Tak pernah aku akan melupakan kawanku orang Amerika, Bob Freeberg," kata Soekarno.

Sumber:

Rabu, 22 Agustus 2012

Mengenal Sejarah Nama Laut di Dunia

Nama-nama laut yang ada di dunia kebanyakan berasal dari wilayah dekat laut tersebut. Namun tahukah Anda bahwa sejarah dan nama-nama laut itu sendiri memiliki cerita yang berharga untuk ditilik lebih jauh. Mari kita simak sejarah laut-laut di bawah ini.
 
Laut Arab
Laut Arab
Laut Arab
Nama Laut Arab diterima dari lokasi geografisnya. Kawasan di Samudera Hindia yang dikelilingi oleh India pada bagian timur, Pakistan dan Iran dibagian utara dan semenanjung Arab di bagian barat. Sejak dari jaman kuno, banyak jalur perjalanan laut yang melalui Laut Arab yang menghubungan kawasan Arab dengan Afrika, India, Asia Tenggara dan Cina. Karavan-karavan penjelajah mengaruhi laut, bergelut dengan siang dan malam, berjalan di padang pasir yang cuacanya tidak menentu serta ancaman para perompak. Sekarang, Laut Arab merupakan jalur penghubungan pengiriman barang dari Eropa ke India.
Laut Cina Selatan
Laut Cina Selatan
Laut Cina Selatan
Laut Cina Selatan adalah bagian Samudra Pasifik dan salah satu laut luar terbesar di Bumi. Walaupun dikelilingi oleh negara-negara berbeda, laut ini tetap dinamakan dengan Laut Cina Selatan dan ternyata menyimpan cerita menarik dalam sejarahnya. Di Cina, masyarakat lokal menyebut laut ini sebagai Laut Selatan karena membatasi Cina di bagian selatan. Di Vietnam, laut ini disebut Laut Timur karena berada di sebelah timur negara tersebut. Sebenarnya nama cina selatan diberikan oleh pelaut Portugis yang mengadakan perdagangan dengan Cina. Sebelumnya mereka menamakan laut ini Laut Selatan, namun karena masih banyak laut yang membatasi Cina di bagian selatan sehingga diubah menjasi Laut Cina Selatan.
Laut Karibia
Laut Karibia
Laut Karibia
Laut Karibia yang cantik dengan pulaunya yang eksotik membuat pengunjung kawasan ini mengidentikkan tempat ini seperti surga. Nama karibia didapat dari nama suku asli Amerika yang hidup di kawasan ini pada abad ke-15 yakni Carib yang pertama kali ditemukan penjelajah laut Eropa saat mengunjungi kepulauan Karibia pada saat itu. Christopher Colombus yang pertama kali menemukan Karibia saat berusaha menemukan benua Asia pada tahun 1492. Dengan ditemukannya kepulauan ini, secara cepat kawasan ini berkembang dan mendapatkan sentuhan budaya barat serta jalur perdagangan melalui laut ini menjadi ramai. Hal ini menyebabkan para pembajak juga tergiur untuk membajak kapal-kapal yang berisikan barang-barang yang diperdagangkan. Dewasa ini, kawasan Laut Karibia merupakan tempat 22 pulau indah dan tempat peristirahatan taraf internasional.
Laut Mediterania
Laut Mediterania
Laut Mediterania
Kata Mediterania di dapat dari kata bahasa latin “mediterraneus” yang artinya pertengahan bumi. Orang Roma pada jaman dahulu memberi nama untuk laut ini karena laut Mediterania berada di tengah bumi (antara karena laut ini dikelilingi oleh daratan atau karena kawasan tengah bumi yang mereka ketahui hanya laut ini). Laut Mediterania memiliki peranan penting bagi sejarah budaya-budaya kuno. Laut ini mendukung perdagangan dan perluasan kekuasaan bangsa Eropa kuno.
Laut Bering
Laut Bering
Laut Bering
Laut ini diberi nama bering karena penjelajah Eropa yang pertama kali menjelajahi laut ini, Vitrus Bering sejak tahun 1725-1743. Bagian utara laut ini dikelilingi Alaska, Siberia dan Semenanjung Kamchatka. Laut Bering dilapisi oleh es saat musim dingin dan tidak cukup hangat untuk dijadikan tempat berenang, tidak juga saat musim panas.
Laut Okhotsk
Laut Okhotsk
Laut Okhotsk
Laut Okhotsk pertama kali dijelajahi oleh orang Rusia bernama Ivan Moskvitin dan Vassili Poyarkov di tahun 1640an. Berdasarkan ahli sejarah Rusia, nama okhotsk didapat dari kata “okhota” yang berarti sungai dalam bahasa suku yang pada jaman dahulu tinggal di kawasan ini. Nama okhota sendiri juga dipakai sebagai nama sungai yang bermuara ke Laut Okhotsk. Hampir setiap tahun laut ini dilapisi es dan sebagian besar pulau-pulau di laut ini tidak berpenghuni.
Laut Andaman
Laut Andaman
Laut Andaman
Laut Andaman adalah laut yang terletak di bagian timur laut Samudera Hindia dan namanya diambil dari kepulauan Andaman. Pada jaman dahulu, kepulauan ini ditinggali suku kanibal. Kata “andaman” pertama kali muncul di karya ahli geografi Arab pada abad ke-9. Anggapan lain mengatakan bahwa kata andaman berasal dari bangsa melayu yang sering berlayar di lautan ini dan menangkap suku asli untuk dijadikan para budak. Bangsa melayu memanggil pulau tersebut dengan Handuman yang kemudian menjadi Andaman.
Laut Merah
Laut Merah
Laut Merah
Laut Merah adalah kata terjemahan langsung dari kata bahasa Yunani “Erythra Thalassa” yang berasal dari jaman kuno. Ada dua teori mengapa laut ini dinamakan merah. Satu teori mengatakan terdapat bakteri merah yang muncul di permukaan laut pada musim tertentu dan satu lagi mengatakan karena gunung-gungung yang berwarna kemerahan dan kaya mineral yang terdapat di pinggir laut tersebut.

Laut Hitam
Laut Hitam
Laut Hitam
Laut Hitam adalah laut dalam yang dikelilingi kawasan Eropa, Anatolia dan pegunungan Kaukasus. Di setiap negara dimana laut ini berada memiliki cerita dan sejarah berbeda dari asal muasal nama Laut Hitam. Contohnya yang mengatakan bahwa laut ini begitu dalam sehingga memantulkan warna hitam atau karena laut ini berada di sebelah utara Turki ( kata utara dalam bahasa kuno di Turki istilahnya adalah hitam). Hal yang paling masuk akal untuk menjelaskan asal usul nama hitam adalah terdapatnya lapisan hidrogen sulfida yang terkandung 200 meter di bawah permukaan laut. Komponen ini membantu hidupnya populasi mikrobiologi yang menhasilkan semacam sedimen hitam, sehingga menyebabkan laut ini kelihatan hitam dan gelap.


Sumber: http://ohohyess.blogspot.com/2012/08/mengenal-sejarah-nama-laut-di-dunia.html#ixzz24E9j7KI3

Senin, 20 Agustus 2012

Jandanya Ir.Soekarno, Asal Jepang Madam "Naoko Nemoto

Ratna Sari Dewi Soekarno (lahir dengan nama Naoko Nemoto (根本七保子 Nemoto Naoko?) di Tokyo, 6 Februari 1940; umur 72 tahun) adalah istri ke-5 Soekarno yang merupakan Presiden Indonesia pertama. Dewi menikah dengan Soekarno pada tahun 1962 ketika berumur 19 tahun dan mempunyai anak yaitu Kartika Sari Dewi Soekarno. Dewi berkenalan dengan Soekarno lewat seorang relasi ketika Bung Karno berada di Hotel Imperial, Tokyo. Menjelang redupnya kekuasaan Soekarno, Dewi meninggalkan Indonesia. Setelah lebih sepuluh tahun bermukim di Paris, sejak 1983 Dewi kembali menetap di Jakarta.


















Biografi

Ketika berumur 19 tahun, Dewi Soekarno bertemu dengan Soekarno yang telah berumur 57 tahun sewaktu sedang dalam kunjungan kenegaraan di Jepang. Sebelum menjadi istri Sukarno, ia adalah seorang pelajar dan entertainer. Ada gosip bahwa dirinya telah bekerja sebagai geisha, namun beliau telah berulang kali menyangkal hal ini. Dia mempunyai seorang putri bernama Kartika. [1]
Setelah bercerai dengan Sukarno, Ratna Sari Dewi Soekarno kemudian pindah ke berbagai negara di Eropa termasuk Swiss, Perancis, dan Amerika Serikat. Pada tahun 2008 ia menetap di Shibuya, Tokyo, Jepang, di mana dia tinggal di sebuah tempat yang luas dengan empat lantai dan penuh kenangan. [2].
Ratna Sari Dewi Soekarno dikenal dengan kepribadiannya yang terus terang. Beliau sering disebut sebagai Dewi Fujin (デヴィ 夫人 Devi Fujin, secara harfiah "Ibu Dewi" atau "Madame Dewi"). Nama lengkapnya adalah Ratna Sari Dewi Soekarno (ラトナ サリ デヴィ スカルノ Ratona Sari Devi Sukaruno), tapi dia lebih sering disebut sebagai "Madame Dewi". Dia membuat penampilan di media massa setelah Januari 2008 kematian suaminya penerus Soeharto, menyalahkan dia untuk melembagakan sebuah rezim represif dan menyerupai Despotisme Kamboja, Pol Pot. [3]
Pada tahun 2008 Ratna Sari Dewi Soekarno menjalankan sendiri bisnis perhiasan dan kosmetik serta aktif dalam penggalangan dana. Terkadang dia tampil di acara TV Jepang dan menjadi juri untuk kontes kecantikan, seperti Miss International 2005 di Tokyo.
[sunting]Kontroversi

Pada bulan Januari 1992, Dewi menjadi terlibat di dalam banyak perkelahian dipublikasikan di sebuah pesta di Aspen, Colorado, Amerika Serikat dengan sesama tokoh masyarakat internasional dan ahli waris Minnie Osmeña, putri mantan presiden Filipina. Ketegangan sudah ada antara keduanya, dimulai dengan pertukaran di pihak lain beberapa bulan sebelumnya, di mana Dewi terdengar tertawa ketika Osmena menyatakan rencana politiknya, di antaranya adalah keinginan untuk mencalonkan diri sebagai wakil presiden Filipina. Aspen meludah yang konon dilaporkan oleh dipicunya sebuah kiasan yang dibuat oleh Dewi untuk Osmena di masa lalu yang kemudian memuncak dengan Dewi memukul wajah Osmena dengan memakai gelas anggur. Pukulan tersebut meninggalkan luka yang membutuhkan 37 jahitan. [4] Dewi kemudian dipenjara selama 34 hari di Aspen untuk perilaku kacau setelah kejadian.[1]
Pada tahun 1998, ia berpose untuk sebuah buku foto berjudul Madame Syuga yang diterbitkan di negara asalnya, di mana sebagian gambar yang ditampilkan ia pose-pose setengah bugil dan menampakan seperti tato. Bukunya untuk sementara tidak didistribusikan di Indonesia dan segera dilarang karena dengan banyak orang Indonesia merasa tersinggung dengan apa yang dianggap mencemarkan nama baik Sukarno dan warisannya. [1] [5]
[sunting]Penampilan dalam Dunia Pop

Dalam Daikon Nerima Brothers sebagai Yukika Karakuri / Deb Soekarno / "Lady Deb" merupakan sebuah parodi Ratna Sari Dewi Soekarno.
Dalam Sayonara Zetsubou Sensei "Presiden Soekarno" adalah pada daftar "hal-hal yang mengesankan dibayangi"; "Madame Dewi" adalah apa yang ia bayangkan.
Dalam Gaki no Tsukai ya Arahende dia mempunyai sebuah penampilan cameo selama 2009 No Laughing Hotelman Batsu Game sebagai sopir taksi.

sumber

Sabtu, 11 Agustus 2012

Metode Penyiksaan yang Aneh



pada zaman abad pertengahan, orang-orang mencari cara untuk mengurangi kejahatan. Daripada membiarkan para penjahat duduk di sel penjara, seperti saat ini, mereka menggunakan alat penyiksaan yang berbeda. Perangkat ini datang dalam segala bentuk dan ukuran dan dimaksudkan untuk menakut-nakuti penjahat lainnya supaya tidak melakukan kejahatan yang dilakukan oleh orang yang sedang disiksa. Inilah beberapa metode penyiksaan yang aneh yang dilakukan pada abad pertengahan :

1. The brazen bull

perangkat ini dirancang di yunani oleh perillos athena. The brazen bull terbuat dari kuningan dan dibentuk seperti banteng berongga dengan pintu di samping. Orang yang dihukum ditutup di dalam banteng. Lalu dibawahnya dinyalakan api yang sangat panas. Karena the brazen bull terbuat dari kuningan maka akan menyebabkan seseorang di dalamnya terpanggang sampai mati. The brazen bull dikonfigurasi dengan tabung sehingga ketika orang yang di dalamnya berteriak maka akan terdengar seperti banteng yang mengamuk.

2. The breaking wheel

the breaking wheel adalah roda penyiksaan yang digunakan untuk membunuh penjahat dengan cara yang sangat lambat. Sang terpidana akan diikat pada roda, di mana sang pengeksekusi akan melanjutkan dengan mematahkan kepala sang terpidana menggunakan pedang atau kapak. Setelah itu selesai, sang terpidana akan ditinggalkan di sana untuk mati dan bahkan burung-burung akan mematuk daging mereka sampai kematiannya lengkap.

3. The rack

perangkat ini adalah sebuah kotak persegi panjang dengan bingkai kayu dengan roller yang ada baik pada salah satu ujung atau pada kedua ujungnya. Biasanya pada salah satu ujung memiliki bar tetap, di mana kaki terkunci di atasnya, dan ujung lainnya memiliki bar bergerak, di mana tangan yang terikat padanya. The rack memiliki tuas yang digunakan saat interogasi berlangsung. Pada sistem tuas dan katrol yang pada akhirnya akan menyebabkan sendi orang yang sedang disiksasampai terkilir dan kemudian terpisah. Akhirnya, otot, ligamen, dan tulang rawan akan pecah dan memisahkan anggota badan dari tubuh yang dieksekusi.

4. Judas cradle

judas cradle adalah penyiksaan perangkat kursi berbentuk piramida. Sang terpidana ditempatkan di atasnya, dengan ujungnya dimasukkan ke dalam lubang pantat mereka (di tusbol gan) secara perlahan-lahan . Sang terpidana biasanya telanjang dalam rangka untuk menambah penghinaan mereka . Perangkat ini dianggap untuk meregangkan lubang pantat dan akan menyebabkan rasa sakit, robekan dan air mata, yang akhirnya akan menyebabkan kematian.
5. Coffin torture

perangkat ini digunakan pada abad pertengahan. Sang terpidana akan ditempatkan pada peti mati logam dan ditinggalkan di sana untuk jumlah waktu yang tepat. Tergantung pada kejahatannya, sang terpidana dapat ditinggalkan di sana sampai mati, lalu hewan memakan daging mereka atau mereka akan ditempatkan di layar public, lalu orang-orang yang mengelilingi sang terpidana dalam peti mati, akan melempar batu atau benda sampai mereka akhirnya mati.

sumber :http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=12514299